Ahad, 15 Februari 2009

KPLI Jun 2009

arini 15/2 iklan KPLI utk intake Jun plk dah kua..nervous plk rasa nak apply blk.

Rabu, 11 Februari 2009

Diploma Pendidikan

Ahad semalam,8/2 iklan tuk DPLI dah kua..intake tuk bulan july..nampaknye kali ni byk plk choice x mcm thn lps..tapi still dlm dilema nak apply ke x..sebab yg ni tuk sek men..huhu..

Isnin, 2 Februari 2009

BAHAYA VALENTINE

Memasuki bulan Februari, kita menyaksikan banyak media massa, mal-mal, pusat-pusat hiburan bersibuk-ria berlomba menarik perhatian para remaja dengan menggelar acara-acara pesta perayaan yang tak jarang berlangsung hingga larut malam bahkan hingga dini hari. Semua pesta tersebut bermuara pada satu hal yaitu Valentine's Day atau biasanya disebut hari kasih sayang. Biasanya pada 14 Februari mereka saling mengucapkan "selamat hari Valentine", berkirim kartu dan bunga, saling bertukar pasangan, saling curhat, menyatakan sayang atau cinta.
Sangat disayangkan banyak ABG khususnya teman-teman kita, para remaja putri muslimah yang terkena penyakit ikut-ikutan dan mengekor budaya Barat atau budaya ritual agama lain akibat pengaruh TV dan media massa lainnya. Termasuk dalam hal ini perayaan Hari Valentine, yang pada dasarnya adalah mengenang kembali pendeta St.Valentine. Belakangan, Virus Valentine tidak hanya menyerang remaja bahkan orang tua pun turut larut dalam perayaan yang bersumber dari budaya Barat ini.


Sejarah Valentine

Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St.Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 270 M Claudius II menghukum mati St.Valentine yang telah menentang beberapa perintahnya.
Claudius II melihat St.Valentine meng-ajak manusia kepada agama Nashrani lalu dia memerintahkan untuk menangkapnya. Dalam versi kedua , Claudius II meman-dang para bujangan lebih tabah dalam berperang daripada mereka yang telah menikah yang sejak semula menolak untuk pergi berperang. Maka dia mengeluarkan perintah yang melarang pernikahan. Tetapi St.Valentine menentang perintah ini dan terus mengada-kan pernikahan di gereja dengan sembunyi-sembunyi sampai akhirnya diketahui lalu dipenjarakan. Dalam penjara dia berkenalan dengan putri seorang penjaga penjara yang terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati, dia mengirim sebuah kartu yang bertuliskan "Dari yang tulus cintanya, Valentine." Hal itu terjadi setelah anak tersebut memeluk agama Nashrani ber-sama 46 kerabatnya.
Versi ketiga menyebutkan ketika agama Nashrani tersebar di Eropa, di salah satu desa terdapat sebuah tradisi Romawi yang menarik perhatian para pendeta. Dalam tradisi itu para pemuda desa selalu berkum-pul setiap pertengahan bulan Februari. Mereka menulis nama-nama gadis desa dan meletakkannya di dalam sebuah kotak, lalu setiap pemuda mengambil salah satu nama dari kotak tersebut, dan gadis yang namanya keluar akan menjadi kekasihnya sepanjang tahun. Ia juga mengirimkan sebuah kartu yang bertuliskan " dengan nama tuhan Ibu, saya kirimkan kepadamu kartu ini."
Akibat sulitnya menghilangkan tradisi Romawi ini, para pendeta memutuskan mengganti kalimat "dengan nama tuhan Ibu" dengan kalimat " dengan nama Pendeta Valentine" sehingga dapat mengikat para pemuda tersebut dengan agama Nashrani.
Versi lain mengatakan St.Valentine di-tanya tentang Atharid, tuhan perdagangan, kefasihan, makar dan pencurian, dan Jupiter, tuhan orang Romawi yang terbesar. Maka dia menjawab tuhan-tuhan tersebut buatan manusia dan bahwasanya tuhan yang sesungguhnya adalah Isa Al Masih, oleh karenanya ia dihukum mati. Maha Tinggi Allah dari apa yang dikatakan oleh orang-orang yang dzalim tersebut.
Bahkan saat ini beredar kartu-kartu perayaan keagamaan ini dengan gambar anak kecil dengan dua sayap terbang mengitari gambar hati sambil mengarahkan anak panah ke arah hati yang sebenarnya itu merupakan lambang tuhan cinta bagi orang-orang Romawi!!!
Hukum Valentine
Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya. Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi'ar dan kebiasaan. Padahal Rasul Shallallaahu 'alaihi wa sallam telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam: "Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut ." (HR. At-Tirmidzi).
Bila dalam merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali Valentine maka tidak disangsikan lagi bahwa ia telah kafir, adapun bila ia tidak bermaksud demikian maka ia telah melakukan suatu ke-mungkaran yang besar. Ibnul Qayyim berkata, "Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, "Selamat hari raya!" dan semisalnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutu-kan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid'ah atau kekufuran maka ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah."
Abu Waqid Radhiallaahu 'anhu meriwayatkan: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam saat keluar menuju perang Khaibar, beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik, yang disebut dengan Dzaatu Anwaath, biasanya mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Para sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam berkata, "Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami Dzaatu Anwaath, sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath." Maka Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, " Maha Suci Allah, ini seperti yang diucapkan kaum Nabi Musa, 'Buatkan untuk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan.' Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang yang ada sebelum kalian." (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, hasan shahih).
Adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala' dan bara' ( loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu'min dan membenci orang-orang kafir serta menyelisihi mereka dalam ibadah dan perilaku. Serta mengetahui bahwa sikap seperti ini di dalamnya terdapat kemas-lahatan yang tidak terhingga, sebaliknya gaya hidup yang menyerupai orang kafir justru mengandung kerusakan yang lebih banyak.
Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang, lagi pula, menyerupai kaum kafir dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati. Allah Subhaanahu wa Ta'ala telah berfirman, yang artinya:
" Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim ." (Al-Maidah:51)
"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya." (Al-Mujadilah: 22)
"Dan janganlah belas kasihan kepada kedua pezina tersebut mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akherat." (An-Nur: 2)
Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah As-Sunnah (tuntunan Allah dan Rasul-Nya). Tidak ada suatu bid'ah pun yang dihidupkan kecuali saat itu ada suatu sunnah yang ditinggalkan. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka'at shalatnya membaca,
"Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pu-la jalan) mereka yang sesat." (Al-Fatihah:6-7)
Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dengan sukarela.
Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang mempe-ringatinya. Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi perayaan ini adalah dari ritual agama lain!
Hadiah yang diberikan sebagai ung-kapan cinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.
Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.
Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Di antaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami …dst, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.
Semoga Allah senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang disebutkan:
" Kecintaan-Ku adalah bagi mereka yang saling mencintai karena Aku, yang saling mengunjungi karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku." (Al-Hadits).


Fatwa Syeikh Ibnu Utsaimin:
Pertanyaan:
Pada akhir-akhir ini ini telah tersebar dan membudaya perayaan hari Valentine -terutama di kalangan pelajar putri, padahal ia merupakan salah satu dari sekian macam hari raya kaum Nashrani. Biasanya pakaian yang dikenakan berwarna merah lengkap dengan sepatu, dan mereka saling tukar mawar merah. Bagaimana hukum merayakan hari Valentine ini, dan apa pula saran dan anjuran anda kepada kaum muslimin. Semoga Allah selalu memelihara dan melindungi anda.
Jawab:
Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena:
Pertama: ia merupakan hari raya bid'ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari'at Islam.
Kedua : ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) - semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan.
Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.

Cara baru rangsang anak belajar-sumber Hmetro online

PAKAR perkembangan bayi percaya tahun pertama ke hidupan bayi tempoh utama berlakunya proses pembelajaran. Tidak perlu muzik klasik, alat pembelajaran bahasa atau kad imbas untuk merangsang otak bayi atau kanak-kanak. Alat pembelajaran terbaik baginya ialah individu di sekeliling si kecil itu. Bercakap, menyanyi dan ketawa bersama antara interaksi harian yang lebih penting. Namun, kadangkala memang sukar memikirkan cara baru merangsang anak kecil (terutama sekali apabila si ibu atau bapa tidak tidur malam kerana meredakan tangisannya).

Berikut antara aktiviti menarik (berdasarkan sains) yang disarankan:

1. Bertentang mata. Ambil peluang ketika mata si kecil terbuka luas dan lihat dalam-dalam anak matanya. Bayi kecil dapat mengenal wajah pada awal usia malah setiap kali dia merenung individu di hadapannya, dia sedang membina memorinya.


2. Bercakap-cakap dengannya. Walaupun reaksi yang di berikan rupa keliru dan hairan, cuba berhenti sebentar di antara ayat untuk menggalakkan bayi memberi reaksi. La ma-kelamaan, dia akan dapat menangkap rentak perbualan dan mengisi ruang kosong yang dibiarkan senyap itu.

3. Jika boleh, beri susu badan dan lakukan selama mana yang anda boleh. Berdasarkan fakta, kanak-kanak yang diberi susu badan mempunyai tahap kecerdasan tinggi.

Tambahan pula, susuan badan dapat merapatkan hubungan dengan bayi sambil menyanyi, bercakap atau membelai rambutnya.

4. Jelirkan lidah. Kajian menunjukkan bayi yang baru lahir semuda dua hari dapat meniru pergerakan wajah yang mudah – ia menandakan kaedah penyelesaian masalah pada awal usia.

5. Hasilkan buku binatang. Sekiranya melawat taman haiwan atau zoo, ambillah gambar haiwan kesukaannya untuk di jadikan album.

Kemudian, baca buku itu bersama si kecil sambil me namakan haiwan yang dikenali atau membuat bunyi dan cerita haiwan.

6. Geletek si bayi pada keseluruhan tubuhnya. Ketawa langkah pertama dalam perkembangan humor bayi. Per mainan seperti ‘cak cekur’ dan ‘labah-labah panjat perigi’ dapat mengajar anak menjangka apa yang bakal berlaku.

7. Tunjukkan perbezaan. Pegang dua keping gambar be berapa meter dari muka si kecil. Gambar itu seharusnya lebih kurang sama tetapi ada sedikit perbezaan (mungkin satu ada pokok dan satu lagi tiada).

Bayi yang masih kecil pun boleh melihat kedua-duanya dengan teliti dan mencari perbezaannya. Ini dapat membantu perkembangan dalam pengecaman huruf dan pembacaan apabila dia besar kelak.

8. Berkongsi pandangan. Bawa bayi berjalan-jalan dan beritahu semua perkara yang dilihat padanya. Cara itu boleh menyediakan bayi dengan sebanyak mungkin perbenda haraan kata.

9. Nyanyikan lagu untuknya. Kajian menunjukkan mem pelajari ritma muzik ada kaitan dengan pembelajaran ma tematik.

10. Gunakan masa menukar lampin sepenuhnya. Gunakan waktu itu untuk mengajar bahagian badan atau pakaian.

11. Beri kata kunci. Jika anda berkata; “Mak nak buka lampu ni,” sebelum menekan suis, si kecil itu diajar sebab dan akibat sesuatu perkara.

12. Beri kejutan. Sesekali, gembirakan bayi dengan meniup muka, tangan atau perutnya perlahan-lahan sambil melihat reaksinya.

13. Sediakan banyak tisu. Jika bayi suka bermain dengan tisu, biarkan. Dengan hanya beberapa sen, ia boleh dijadikan alat mainan deria yang boleh direnyuk dan digosok. Sorokkan mainan kecil pada bawah tisu dan biarkan dia mencari.

14. Baca buku berulang kali. Saintis mendapati bahawa bayi semuda lapan bulan dapat belajar mengenali turutan dalam cerita jika dibaca dua atau tiga kali berturutan serta mem bantunya mempelajari bahasa.

15. Main sorok-sorok yang boleh membuatkannya ketawa. Bayi belajar bahawa objek boleh hilang dan muncul kem bali.

16. Main dengan warna. Pilih satu warna dan suruh si bayi cari objek lain yang sama warna sewaktu berjalan atau menaiki kereta bersama. Kemudian, suruh dia memilih warna untuk anda pula mencarinya.

17. Biarkan dia bermain dengan makanannya. Apabila anak sudah boleh makan, hidangkan makanan dengan tekstur berbeza termasuk kacang pis dimasak, bijirin, pasta atau cebisan daging dikisar. Dia dapat berlatih mencubit dan meneroka deria rasanya.

18. Jangan lupa rehat. Luangkan masa beberapa minit sehari dengan hanya duduk atas lantai bersama bayi tanpa muzik, cahaya terang serta mainan. Biarkan anak meneroka dan lihatlah ke mana dia membawa anda.

akhirnye..dpt jgk buat blog sendiri..huhu

hehe..jenuh la aku bukak sana sini blurr mcm mana nak start buat blog sendiri...jealous tgk org lain ada blog..

Tip mendidik anak

Mendidik anak adalah satu tanggungjawab kepada kedua ibubapa dan anak ini adalah anugerah daripada ALLAH dan merupakan satu amanah.

Tip mendidik anak

1) Bersikap sabar
2) Hendaklah mendidik anak-anak dengan tegas sewaktu mereka kecil
3) Hendaklah suami isteri saling bertolak ansur dalam mendidik anak-anak
4) Tunjukkan contoh yang baik pada anak-anak
5) Didiklah anak-anak dengan penuh keikhlasan
6) Amalkan selalu doa-doa yang diamalkan oleh nabi-nabi terdahulu..contohnya


Doa Nabi Ibrahim dalam surah Ash-Shaffat ayat 100 yang bermaksud :

"Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku ( seorang anak ) yang termasuk orang-orang yang soleh"

Doa dalam surah Ibrahim ayat 40-41 yang bermaksud:

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan cucuku orang-orang yang tetap mendirikan solat, ya Tuhan kami perkenankanlah doaku,Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan doa kedua ibubapaku dan sekelian orang mukmin pada hari terjadinya hisab ( hari Kiamat )"

Doa Nabi Sulaiman dalam surah An-Naml ayat 19 yang bermaksud:

"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepada dua orang ibubapaku dan untuk mengerjakan amal soleh yang Engkau redhai dan masukanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh"

hari yg menyedihkan..huwaaaa

29 Januari 2009...
result rayuan KPLI kua..waaaa aku x dpt lagi..check yg gstt pend khas pon x dpt..tension,bengang sume ada..
nampak gayanye mmg dok umah je la jwbnye..susah sgt nak dpt keje,skrg plk dah gawat..degree wat pekasam je la..